ASESMEN LITERASI BAHASA INDONESIA
Postingan Eksklusif: Catatan Guru IPS (Catur Pamungkas, S.Pd., Gr.)
Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, kerap disebut sebagai salah satu desa terbersih dan terindah di dunia. Rumah-rumah adat berarsitektur tradisional Bali berjajar rapi di sepanjang jalan utama yang bebas dari kendaraan bermotor. Di sisi kanan dan kiri jalan, tanaman bambu tumbuh menjulang membentuk terowongan hijau yang menyejukkan. Setiap pagi, para perempuan desa membuat canang sari — sesajen dari bunga dan daun pisang — sebagai ungkapan syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Tradisi ini diwarisi turun-temurun tanpa pernah terputus. Pemerintah desa mengeluarkan peraturan adat yang melarang poligami dan penanaman pohon tertentu demi menjaga keharmonisan sosial dan lingkungan. Penghargaan internasional telah beberapa kali diraih desa ini, termasuk dari Bloomberg Philanthropies dan Sustainable Tourism Awards.
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Desa Penglipuran berada di Kabupaten Bangli, Bali. | ||
| Canang sari merupakan sesajen yang dibuat dari bambu. | ||
| Peraturan adat Desa Penglipuran melarang poligami. | ||
| Pernah meraih penghargaan dari Bloomberg Philanthropies. |
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Bambu di desa ditanam pemerintah kabupaten secara massal. | ||
| Penghargaan internasional termasuk Sustainable Tourism Awards. | ||
| Peraturan desa hanya mengatur aspek sosial, tidak lingkungan. | ||
| Arsitektur rumah mencerminkan ciri khas tradisional Bali. |
"Aku tidak mau pergi, Bu," bisik Karin, menunduk memandangi sepatu barunya. "Harus, Sayang. Kesempatan tidak datang dua kali," kata ibunya pelan, meski bibirnya bergetar. Di dalam mobil, Karin menatap kota lama yang perlahan menghilang di balik kaca. Di saku bajunya tersimpan dua helai kertas: foto keluarga dan surat bertulisan tangan dari Dita, sahabat karibnya. Ia menggenggam keduanya erat, seperti seseorang yang berpegang pada tali di tengah arus. "Di sekolah baru nanti, kamu akan bertemu teman-teman baru," kata ibunya memecah keheningan. Karin tidak menjawab. Ia tahu ibunya benar. Tapi hati kecilnya berteriak bahwa 'benar' tidak selalu berarti 'mudah'. Ia menutup mata, membayangkan wajah-wajah yang akan ia rindukan.
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Karin membawa foto keluarga dan surat dari sahabatnya. | ||
| Ibu Karin tampak tidak peduli dengan perasaan anaknya. | ||
| Dita adalah nama sahabat karib Karin. | ||
| Karin merasa 'benar' tidak selalu berarti 'mudah'. |
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Konflik utama dalam cerpen ini adalah konflik batin Karin. | ||
| Latar tempat cerpen ini hanya di dalam rumah keluarga. | ||
| Ibu Karin mendukung kepindahan meski merasa berat. | ||
| Cerpen ini menggunakan sudut pandang orang ketiga. |
Komodo (Varanus komodoensis) adalah spesies kadal terbesar yang masih hidup di dunia, dengan panjang mencapai tiga meter dan berat lebih dari 70 kg. Hewan endemik ini hanya dapat ditemukan di Taman Nasional Komodo, NTT. Komodo merupakan predator puncak, memangsa rusa, babi hutan, dan kerbau liar. Ludah komodo mengandung lebih dari 50 jenis bakteri patogen, dan penelitian mengonfirmasi adanya kelenjar racun di rahang bawahnya. Racun tersebut mencegah pembekuan darah mangsa sehingga mangsa melemah secara perlahan. IUCN mengategorikan komodo sebagai spesies rentan (Vulnerable) sejak 1996.
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Komodo merupakan predator puncak di ekosistemnya. | ||
| Kelenjar racun komodo terletak di ekornya. | ||
| IUCN mengategorikan komodo sebagai spesies rentan. | ||
| Perubahan iklim menjadi ancaman kelestarian komodo. |
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Mangsa utama antara lain rusa, babi, dan kerbau. | ||
| Komodo juga ditemukan di Sumatera dan Kalimantan. | ||
| Racun bekerja menghambat pembekuan darah. | ||
| Teks 3 termasuk jenis laporan hasil observasi. |
RUMAH
Rumah bukan sekadar tembok dan atapIa adalah degup yang terdengar dini hari
Aroma nasi yang mengikat ingatan
Suara tawa yang menempel di langit-langit
Ketika jauh, kita merindukan bukan gedungnya
Melainkan hangat yang pernah bersemayam di sana
Dan bayang-bayang yang kini hanya tinggal kenangan
Rumah adalah bahasa pertama kita
Yang tak perlu diterjemahkan
— Anonim
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Larik 'aroma nasi mengikat ingatan' adalah personifikasi. | ||
| Puisi ini bertema kerinduan terhadap kenangan masa lalu. | ||
| 'Rumah adalah bahasa pertama kita' adalah metafora. | ||
| Puisi mendeskripsikan desain fisik sebuah rumah. |
Penggunaan plastik sekali pakai terus meningkat. Data KLHK menyebut Indonesia menghasilkan 7,2 juta ton sampah plastik per tahun, 3,2 juta ton berakhir di laut. Dampaknya: hewan laut mati dengan perut berisi plastik. Mikroplastik terdeteksi dalam air minum, garam, hingga darah manusia. Ilmuwan memperingatkan risiko gangguan hormon dan imunitas. Kebijakan pelarangan kantong plastik nasional adalah keharusan mendesak.
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Data sampah plastik bersumber dari KLHK. | ||
| Seluruh 7,2 juta ton sampah berakhir di laut. | ||
| Mikroplastik berpotensi mengganggu sistem hormon. | ||
| Teks merekomendasikan pelarangan plastik nasional. |
| Pernyataan | B | S |
|---|---|---|
| Teks 5 merupakan teks eksposisi. | ||
| Penulis bersikap netral tanpa rekomendasi. | ||
| Gaya bahasa bersifat ilmiah-populer. | ||
| Masalah diangkat bersifat global. |
Analisis & Kunci Jawaban
Terima kasih telah mengerjakan simulasi ini. Sebagai pendidik, analisis mendalam terhadap stimulus sangat penting untuk melatih HOTS siswa.
1.B | 3.B-S-B-B | 7.C | 10.C | 13.C | 19.B | 22.C | 24.C | 27.B | 30.B
Kolom Komentar
Komentar
Posting Komentar