Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM)
| Identitas Pembelajaran | |
|---|---|
| Mata Pelajaran | Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) |
| Kelas | 9 |
| Semester | Genap |
| Tema | Era Globalisasi dan Dampaknya |
| Topik | Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perubahan Sosial Budaya di Era Digital |
| Referensi CP | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis perubahan sosial budaya yang terjadi di lingkungannya sebagai akibat dari interaksi dengan lingkungan fisik dan sosial yang lebih luas, serta mengantisipasi dampak dari perubahan tersebut bagi diri dan masyarakatnya. |
| Tujuan Pembelajaran (TP) | Menganalisis secara kritis dampak positif dan negatif perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap pola interaksi sosial, gaya hidup, dan nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia di era digital, serta merumuskan strategi adaptasi yang relevan. |
| Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) |
|
| Landasan Hukum | Permendikbudristek Nomor 262 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Nomor 032/2024 tentang Pedoman Pembelajaran dan Asesmen pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. |
| Label | IPS SMP, Fase D, Kurikulum Merdeka, Teknologi, Perubahan Sosial Budaya, Era Digital |
8 Dimensi Profil Pelajar Pancasila
| Dimensi | Elemen | Indikator Berkembang |
|---|---|---|
| Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia | Akhlak Beragama | Mampu mengidentifikasi dampak teknologi terhadap praktik keagamaan dan etika daring. |
| Akhlak Pribadi | Mampu merefleksikan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab dan etis. | |
| Berkebinekaan Global | Mengenal dan Menghargai Budaya | Mampu mengidentifikasi bagaimana teknologi memengaruhi persepsi terhadap budaya lokal dan global. |
| Interaksi Budaya | Mampu menganalisis interaksi budaya di ruang digital dan dampaknya terhadap identitas. | |
| Gotong Royong | Kolaborasi | Mampu berkolaborasi dalam diskusi daring dan proyek terkait adaptasi teknologi. |
| Kepedulian | Mampu mengidentifikasi isu-isu sosial yang timbul akibat teknologi dan mencari solusi bersama. | |
| Mandiri | Penyesuaian Diri | Mampu menyesuaikan diri dengan perubahan gaya hidup akibat teknologi. |
| Regulasi Diri | Mampu mengatur waktu penggunaan teknologi secara efektif. | |
| Bernalar Kritis | Memperoleh dan Memproses Informasi dan Gagasan | Mampu menganalisis informasi dari berbagai sumber daring secara kritis. |
| Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran | Mampu mengevaluasi dampak positif dan negatif teknologi secara objektif. | |
| Kreatif | Menghasilkan Gagasan Orisinal | Mampu menciptakan solusi kreatif untuk tantangan yang ditimbulkan teknologi. |
| Menerjemahkan Gagasan | Mampu mempresentasikan ide-ide adaptasi teknologi secara inovatif. | |
| Berwawasan Lingkungan | Pemahaman Lingkungan | Mampu mengaitkan penggunaan teknologi dengan isu keberlanjutan (misalnya, jejak karbon digital). |
| Aksi Lingkungan | Mampu mengusulkan tindakan bijak dalam menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. | |
| Inovatif | Eksplorasi | Mampu mengeksplorasi potensi teknologi baru untuk kemajuan sosial budaya. |
| Ideasi | Mampu menghasilkan ide-ide inovatif untuk memanfaatkan teknologi demi kebaikan masyarakat. |
Desain Media Pembelajaran
| Deskripsi | |
|---|---|
| Judul Media | "Jejak Digital: Jejak Kita di Dunia Maya" |
| Jenis Media | Platform Pembelajaran Interaktif Berbasis Web/Aplikasi Edukasi |
| Fitur Utama |
|
| Pendekatan Humanis | Fokus pada pengalaman siswa, mendorong refleksi diri, dan membangun empati terhadap dampak teknologi pada masyarakat. Penggunaan narasi dan studi kasus yang relevan dengan kehidupan siswa. |
| Pendekatan Berbasis Riset | Materi disajikan berdasarkan riset terkini mengenai tren teknologi, perubahan sosial, dan dampaknya. Siswa didorong untuk melakukan riset mandiri melalui fitur studi kasus dan forum diskusi. |
| Keunggulan |
|
Langkah Pembelajaran: Mindful-Joyful-Meaningful
Mindful (Sadari & Resapi)
Fokus: Membangun kesadaran diri terhadap kehadiran teknologi dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya.
- Aktivitas Pembuka (15 menit): "Pagi Digital Kita". Siswa diminta menuliskan (atau merekam audio singkat) 5 aktivitas pertama yang mereka lakukan setelah bangun tidur yang melibatkan teknologi (smartphone, notifikasi, media sosial, dll.). Guru memandu refleksi singkat tentang seberapa terintegrasinya teknologi dalam rutinitas pagi mereka.
- Refleksi Awal (10 menit): Siswa diminta merenungkan perasaan mereka saat menggunakan teknologi dan bagaimana teknologi memengaruhi suasana hati atau konsentrasi mereka.
- Diskusi Terpandu (15 menit): Guru memfasilitasi diskusi awal tentang teknologi apa saja yang paling sering mereka gunakan dan bagaimana teknologi tersebut membantu atau menghambat mereka dalam aktivitas sehari-hari.
Joyful (Nikmati & Eksplorasi)
Fokus: Menjelajahi berbagai bentuk teknologi dan dampaknya dengan cara yang menarik dan menyenangkan.
- Eksplorasi Media Interaktif (30 menit): Siswa diarahkan untuk menjelajahi fitur-fitur dalam platform "Jejak Digital: Jejak Kita di Dunia Maya". Mereka akan menonton video singkat tentang evolusi TIK, melihat infografis tentang tren media sosial, dan mencoba kuis interaktif tentang gadget terbaru.
- Studi Kasus Kolaboratif (45 menit): Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk menganalisis studi kasus yang disajikan dalam platform. Contoh: "Perubahan Cara Berbelanja: Dari Pasar Tradisional ke E-commerce", "Dampak Game Online pada Interaksi Sosial Remaja", "Pelestarian Budaya Melalui Platform Digital". Kelompok mendiskusikan dampak positif, negatif, dan strategi adaptasi.
- Simulasi Interaktif (30 menit): Siswa berpartisipasi dalam simulasi yang dirancang untuk menguji kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait penggunaan teknologi secara etis dan bijak. Contoh: "Menghadapi Hoax di Media Sosial", "Mengelola Privasi Data Pribadi", "Menyeimbangkan Waktu Daring dan Luring".
Meaningful (Pahami & Bermakna)
Fokus: Mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata, merumuskan pemahaman mendalam, dan merencanakan tindakan yang bermakna.
- Analisis Kritis Dampak (45 menit): Siswa secara individu atau kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus mereka, fokus pada dampak positif dan negatif TIK terhadap pola interaksi sosial, gaya hidup, dan nilai-nilai budaya. Guru memandu diskusi untuk menggali pemahaman yang lebih dalam dan kritis.
- Perumusan Strategi Adaptasi (30 menit): Berdasarkan analisis, siswa merumuskan strategi adaptasi yang relevan untuk diri sendiri dan masyarakat. Ini bisa berupa pedoman penggunaan media sosial yang sehat, cara menjaga budaya lokal di era digital, atau kiat-kiat menjadi konsumen digital yang cerdas.
- Refleksi Akhir & Aksi Nyata (20 menit): Siswa menulis esai reflektif singkat atau membuat poster digital tentang "Peranku dalam Membangun Masyarakat Digital yang Berbudaya". Mereka juga diajak untuk berkomitmen pada satu tindakan nyata yang akan mereka lakukan dalam seminggu ke depan terkait penggunaan teknologi yang bijak.
Asesmen
| Strategi Asesmen | |
|---|---|
| Pendekatan | Asesmen Dinamis dan Formatif |
| Alasan Pemilihan | Topik ini sangat relevan dengan kehidupan siswa di era digital. Asesmen dinamis memungkinkan siswa untuk secara aktif terlibat dalam memahami dan merefleksikan perubahan sosial budaya yang mereka alami sendiri. Simulasi memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi skenario hipotetis dan bagaimana mereka akan bereaksi serta mengambil keputusan dalam menghadapi dampak teknologi. |
| Alat Asesmen | Simulasi Interaktif (sebagai bagian dari platform pembelajaran) |
| Asesmen Formatif |
|
| Asesmen Sumatif (opsional, jika diperlukan) | Proyek mini: Membuat kampanye kesadaran digital (misalnya, video pendek, infografis) yang merangkum dampak TIK dan strategi adaptasi. |
Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan Analisis
| Soal | Analisis Pilihan Jawaban |
|---|---|
| Seiring pesatnya perkembangan media sosial, banyak remaja Indonesia kini lebih sering berkomunikasi secara virtual dibandingkan tatap muka. Fenomena ini dikhawatirkan dapat mengikis empati dan kemampuan interpersonal. Jika Anda adalah seorang pembuat kebijakan di bidang pendidikan, strategi manakah yang paling efektif untuk memitigasi dampak negatif tersebut tanpa menolak kemajuan teknologi? |
A. Melarang penggunaan media sosial di lingkungan sekolah dan rumah. Analisis: Pilihan ini bersifat represif dan tidak realistis di era digital. Melarang teknologi secara total akan menghambat adaptasi siswa terhadap dunia modern dan dapat menimbulkan resistensi. Ini bukan strategi mitigasi yang bijak, melainkan penolakan. B. Mengintegrasikan pembelajaran tentang etika digital, literasi media, dan keterampilan komunikasi interpersonal dalam kurikulum, serta mendorong kegiatan ekstrakurikuler yang memperkuat interaksi tatap muka. Analisis: Pilihan ini paling komprehensif dan berimbang. Ia mengakui keberadaan teknologi (media sosial) dan dampaknya, namun menawarkan solusi proaktif melalui pendidikan (et |
Kolom Komentar
Komentar
Posting Komentar